Parenting

Ternyata Pola Asuh Zaman Batu Lebih Baik dari Zaman Sekarang

Ternyata Pola Asuh Zaman Batu Lebih Baik dari Zaman Sekarang

Wanitapedia – Penelitian terbaru menunjukkan bahwa orang tua Zaman Batu mungkin telah memberikan pengasuhan yang lebih baik kepada anak-anak mereka daripada orang tua zaman sekarang. Penelitian ini dilakukan oleh para peneliti dari University of California, Berkeley, yang mempelajari pola pengasuhan pada kelompok Hadza, sebuah suku pemburu-pengumpul yang tinggal di Tanzania.

Perkembangan zaman telah membawa banyak perubahan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk pengasuhan anak atau parenting. Jika di zaman dahulu, orang tua hanya perlu mengajarkan anak-anak mereka untuk bertahan hidup, di zaman modern ini, orang tua dituntut untuk memberikan pengasuhan yang lebih kompleks dan komprehensif.

Para peneliti menemukan bahwa orang tua Hadza lebih sering menghabiskan waktu bersama anak-anak mereka, lebih sering menggendong mereka, dan lebih sering berbicara kepada mereka. Mereka juga lebih sering membiarkan anak-anak mereka bermain dengan bebas dan mengeksplorasi lingkungan mereka.

Penelitian ini menunjukkan bahwa orang tua Hadza memiliki pandangan yang lebih holistik tentang pengasuhan. Mereka tidak hanya fokus pada perkembangan fisik dan kognitif anak-anak mereka, tetapi juga pada perkembangan emosi dan sosial mereka.

Para peneliti percaya bahwa pola pengasuhan ini mungkin telah membantu anak-anak Hadza untuk bertahan hidup dan berkembang dalam lingkungan yang sulit. Anak-anak Hadza belajar untuk menjadi mandiri dan tangguh, dan mereka juga belajar untuk bekerja sama dan mendukung satu sama lain.

Berikut adalah beberapa alasan mengapa parenting zaman batu mungkin lebih baik daripada parenting zaman sekarang:

  • Anak-anak di masyarakat tradisional lebih banyak menghabiskan waktu dengan orang tua mereka. Dalam masyarakat tradisional, anak-anak biasanya tinggal bersama orang tua mereka hingga mereka dewasa. Hal ini memungkinkan anak-anak untuk belajar dari orang tua mereka secara langsung dan membentuk hubungan yang kuat dengan mereka.
  • Anak-anak di masyarakat tradisional lebih terlibat dalam kegiatan yang bermakna. Dalam masyarakat tradisional, anak-anak biasanya dilibatkan dalam kegiatan yang bermakna bagi masyarakat mereka, seperti berburu, memancing, atau meramu. Hal ini membantu anak-anak untuk merasa dibutuhkan dan memiliki tujuan hidup.
  • Anak-anak di masyarakat tradisional lebih memiliki rasa kebersamaan. Dalam masyarakat tradisional, anak-anak biasanya tumbuh dan berkembang bersama-sama. Hal ini membantu mereka untuk membentuk rasa kebersamaan dan saling mendukung satu sama lain.

Tentu saja, parenting zaman batu juga memiliki beberapa kekurangan. Misalnya, anak-anak di masyarakat tradisional mungkin tidak memiliki kesempatan untuk mendapatkan pendidikan formal yang sama dengan anak-anak di masyarakat modern. Namun, secara umum, studi tersebut menunjukkan bahwa parenting zaman batu mungkin dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi anak-anak daripada parenting zaman sekarang.

Berikut adalah beberapa tips yang dapat diterapkan oleh orang tua modern untuk mengadopsi pendekatan parenting zaman batu:

  • Luangkan waktu lebih banyak untuk anak-anak Anda. Cobalah untuk menghabiskan waktu berkualitas bersama anak-anak Anda setiap hari, bahkan jika hanya sebentar.
  • Libatkan anak-anak Anda dalam kegiatan yang bermakna. Berikan kesempatan kepada anak-anak Anda untuk terlibat dalam kegiatan yang mereka minati dan yang dapat memberikan manfaat bagi mereka.
  • Dorong anak-anak Anda untuk berinteraksi dengan orang lain. Berikan kesempatan kepada anak-anak Anda untuk berinteraksi dengan orang lain, baik di keluarga, di sekolah, maupun di komunitas.

Dengan menerapkan tips-tips tersebut, orang tua modern dapat memberikan pengasuhan yang lebih baik bagi anak-anak mereka.

Avatar

Femalepedia

About Author

You may also like

Pentingnya Ibu Muda Dalam Memahami Ilmu Parenting
Parenting

Pentingnya Ibu Muda Dalam Memahami Ilmu Parenting

Jadi orangtua yang bagus di zaman millenial ini tidaklah cukup cukup dengan melahirkan dan memberikan nafkah anak secara materi saja.
Cara Tanamkan Sifat Sportif Pada Anak Sejak Kecil
Parenting

Cara Tanamkan Sifat Sportivitas Pada Anak Sejak Dini

Mam dan dads, ada beragam karakter baik yang penting dimasukkan pada anak semenjak dia berumur awal